Penyajian buku tentang kerajaan Sentawar yang diperkuat dengan data-data termasuk silsilah/pohon keluarga ini sangat banyak manfaatnya terutama bagi golongan pemuka adat maupun golongan masyarakat adat biasa, golongan masyarakat biasa diharapkan dapat mengontrol pemimpinnya jika ia juga mengetahui tentang sejarah, adat budaya serta silsilah, begitupun para kepala adat agar dapat menjadi kepala adat yang bijaksana dan bermanfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat adat. Dalam penegakan adat dan budaya supaya tetap berjalan pada rel, penguasaan tentang sejarah dan silsilah dapat menghindari kejadian perkawinan sedarah yang sangat tidak diperkenankan bagi masyarakat adat di Sentawar, karena akan terkena tullah seperti diceritakan pada buku tentang tempuutn dimana Temerikung Mulukng Poteeq Konaat mempersunting anak kandungnya sendiri sehingga anak-anaknya terlahir cacat, diantaranya adalah:seniang kengkekng kaki tidak ada sebelah atau, seniang galekng tidak punya kaki dan hanya bisa berbaring. Dan lebih dari itu seluruh warga Sentawar ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, khususnya masyarakat Sentawar yang merupakan keturunan Aji Tulur jejangkat, sehingga buku ini hadir dengan judul “ Sejarah dan Silsilah Sentawar”. Dalam penelitian ini team Penulis menghimpun data dari para tokoh masyarakat Adat Dayak Benuaq dan Tonyooi yang sebagaimana di ulas pada halaman terdahulu telah termakan usia renta sehingga ingatan mulai menurun, namun team penulis melakukan penelitian dengan mengunjungi beberapa tokoh sehingga buku ini dapat terselesaikan dengan baik, dengan data-data yang saling melengkapi. Selanjutnya buku ini dipersembahkan untuk berbagai kalangan agar dapat memahami begitu banyak kearifan local yang berasal dari negeri Sentawar, yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan tentunya mungkin bisa menjadi solusi masalah pada Zaman Sekarang dan yang akan datang.

Karya Emanuel, S.Pd. SD, M.Pd.
ISBN
Penerbit PT Media Penerbit Indonesia
Halaman IV + 176
Harga 95.000